Postingan

Menampilkan postingan dengan label budaya

Nuansa Kota Tua China di China Town Bandung

Gambar
Awan Mendung berwarna kelam mulai menggantung dilangit-langit Bandung kala itu, belum memutuskan hendak kemana sore hari, hari terakhir di kota Bandung. Tadinya sih hanya ingin menghabiskan waktu duduk-duduk di bangku pinggir jalan  yang ada di sepanjang Jalan Konferensi Asia-Afrika sambil menyeduh kopi dari kedai pinggir jalan yang ditemukan atau duduk menunggu menunggu senja dan magrib di alun-alun Mesjid Agung Bandung. Namun semua rencana berubah ketika browsing tempat wisata atau hangout di sekitar hotel tempat menginap. Mesin pencari Mbah Google menunjukkan Kawasan Chinatown Bandung yang belum lama ini di tata ulang kembali menjadi kawasan wisata. Walau mendung di langit Bandung makin kelam, saya tetap berangkat menuju kawasan Chinatown Bandung yang letaknya Di Jalan Klenteng No.41, Kelurahan Ciroyom, Kecamatan Andir, Kota Bandung. Karena saya tidak ngerti seluk beluk kota Bandung, saya kesana menggunakan Ojek Online saja. Diantarlah saya menembus kemacetan Bandung sore itu me...

Kesenian Mencak Sumping, Dusun Mondoluko Dan Kisah Dunia Persilatan Di Kabupaten Banyuwangi

Gambar
Mencak Sumping Rasanya seperti berada dalam suasana film kolosal dunia persilatan Indonesia seperti film wiro sableng, Jaka Tarub, Si Buta Dari Goa Hantu, dimana para pesilat dan pendekar hadir dalam satu tempat, duduk di meja panjang yang menghidangkan hidangan jajanan desa. Beberapa pendekar meletakan senjatanya diatas meja-meja tersebut. Senjata di atas meja :D Suasana tersebut terasa dalam Acara Mencak Sumping  yang merupakan acara puncak dari Syukuran Dusun Mondoluko, Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.  Mencak Sumping merupakan salah satu Kesenian Pencak Silat (Mencak) asli Indonesia yang sudah melekat erat dalam kehidupan Suku Osing terutama di dusun Mondoluko. Saya rasa nama dusun Mondoluko  kesannya cukup Kolosal, ternyata mempunyai arti unik. Berasal dari dua suku kata yaitu Edo dan Luko. Edo yang artinya Ratu dan Luko artinya Tatu atau Luka, jika digabungkan Ratu yang terluka. Saya kurang paham siapa yang dimaksud dengan ratu, namun munculnya mencak...

Keseruan Tradisi Adat Kebo-Keboan Alas Malang, Banyuwangi

Gambar
Indonesia beragam budaya, beragam adat istiadat, juga beragam cara mengungkapkan cinta dan rasa syukur atas karunia yg diberikan Tuhan Yang Maha Esa. Di Banyuwangi sendiri tradisi ungkapan rasa syukur cukup beragam dan ada hampir di  setiap desa. Biasanya tradisi ini diadakan memasuki atau sudah dalam bulan Suro (Bulan pertama dalam kalender Jawa). Saya pun tertarik mengikuti beberapa tradisi adat yang bisa saya bilang unik, salah satunya adalah Tradisi Adat Kebo-Keboan Alas Malang. Sesuai dengan nama desanya, Tradisi Kebo-Keboan Alas Malang diadakan di desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Letaknya cukup dekat dengan Stasiun  Rogojampi (15 menit) dan Bandara Blimbingsari (sekitar 30 menit). Tradisi ini diadakan mulai 10.00, saya berangkat dari kota Banyuwangi � melewati jalan utama Banyuwangi-Jember � Kota Rogojampi � Pertigaan Lampu Lalu Lintas Tugu Adipura ambil kanan � Ikuti jalan sampai menemukan perempatan Patung Kebo-keboan dan ambil ...

Terpesona Festival Gandrung Sewu, Banyuwangi

Gambar
Tari Gandrung sudah menjadi sebuah ikon dari Kabupaten Banyuwangi, beberapa patung penari gandrung dibuat di beberapa tempat seperti di perbatasan Situbondo-Banyuwangi yang ada di Waduk Sidodadi, Pantai Watudodol dan Perbatasan Banyuwangi-Jember di Gunung Gumitir. Beberapa event dan program diadakan untuk makin menunjukan eksistensinya Tari Gandrung salah satunya adalah Festival Gandrung Sewu. Setelah tahun lalu tidak sempat melihat perhelatan akbar Festival Gandrung Sewu karena tugas Negara,tahun ini akhirnya sempat melihatnya bersama teman-teman dari Jateng dan Bonsowoso. Festival ini diadakan cukup unik pada siang hari di pantai Boom, salah satu pantai terkenal di Banyuwangi. Untuk menuju pantai Boom dari kota Banyuwangi cukup mudah arahkan kendaraan ke Alun-alun Blambangan � Lurus ke arah pertigaan Pom Bensin PLN ambil Kanan, ikuti saja jalan tersebut dan akan sampai di Pantai Boom. berpose di baliho festival gandrung sewu Festival ini mulai diadakan tahun 2012 dan setiap tahunnya ...

Ketupat Sewu - Tradisi Lebaran Ketupat, Desa Boyolangu, Banyuwangi

Gambar
Makanan-makanan yg tersaji dalam Tupat Sewu Banyak tradisi adat yang cukup menarik di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Banyuwangi. Pada H+7 bulan Syawal masyarakat khususnya daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur mengenal Lebaran Ketupat, dimana lebaran ini masyarakat membuat ketupat dan membagikannya kesanak saudaranya bahkan tetangganya. Ada juga yang membuat ketupat dan memakannya bersama-sama dengan sanak-saudaranya. Di Banyuwangi pun begitu, adanya tradisi adat Puter Kayun yang merupakan tradisi dari Desa Boyolangu, Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi yang diadakan pada tanggal 7 Syawal sampai 10 Syawal. Salah satu acara yang cukup menarik yaitu Ketupat Sewu atau 1000 Ketupat . Ketupat Sewu yang diadakan di Desa Boyolangu ini memulai rangkaian acara tradisi adat Desa Boyolangu. Diadakan tanggal 7 Syawal pada malam hari tepatnya pada setelah Shalat Magrib. Setelah magrib warga desa Boyolangu menggelar tikardi depan rumahnya (juga ada yang didalam rumah) dan mengeluarkan k...