Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tanaman Pangan dan Hortikultura dan Peternakan

TEKNOLOGI PRODUKSI KACANG HIJAU

PENDAHULUAN Kacang hijau (Vigna radiata) umumnya ditanam di lahan sawah pada musim kemarau setelah padi atau tanaman palawija yang lain. Di tingkat petani, rata-rata produktivitas baru mencapai 0,9 ton/ha. Sedangkan dari hasil percobaan dapat mencapai 1,60 ton/ha. Rendahnya hasil kacang hijau di tingkat petani antara lain disebabkan oleh praktek budidaya yang kurang optimal. Untuk meningkatkan produktivitas tanaman diperlukan teknik budidaya yang tepat. TEKNIK BUDIDAYA 1. Varietas a. Semua varietas kacang hijau yang telah dilepas cocok ditanam di lahan sawah maupun tegal. b. Varietas terbaru tahan penyakit embun tepung dan bercak daun seperti Sriti, Kenari, Perkutut, Murai, dan Kutilang dapat dianjurkan untuk ditanam di daerah endemik penyakit tersebut. c. Kebutuhan benih sekitar 25–30 kg/ha dengan daya tumbuh 90%. 2. Penyiapan lahan a. Pada lahan bekas padi, tidak perlu dilakukan pengolahan tanah (Tanpa Olah Tanah = TOT). b. Tunggul padi perlu...

PUSAT PELATIHAN PERTANIAN DAN PEDESAAN SWADAYA (P4S) SEBAGAI KELEMBAGAAN PELATIHAN/PERMAGANGAN PETANI

Oleh Ir. Pangerang, MP (Penyuluh Pertanian Kab. Maros) (Materi Penyuluhan dalam Rangka Penumbuhan Calon P4S di Kec.Tompobulu dan Kec.Tanralilii Kab. Maros) A.      PENDAHULUAN      Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) adalah lembaga pelatihan pertanian dan pedesaan yang didirikan, dimiliki, dikelola oleh petani secara swadaya baik perorangan maupun berkelompok dan diharapkan dapat secara langsung berperan aktif dalam pembangunan pertanian melalui pengembangan sumber daya manusia pertanian dalam bentuk pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat di wilayahnya.      Pembinaan P4S dimaksudkan sebagai upaya meningkatkan kapasitas P4S dalam menyelenggarakan dan/atau melaksanakan pelatihan/permagangan bagi petani dan masyarakat perdesaan. Pembinaan P4S antara lain dilakukan melalui bimbingan pelatihan dari aspek kelembagaan, sarana prasarana, ketenagaan, penyelenggaraan pelatihan/permagangan, usaha dan jejaring...

PENGAMBILAN UBINAN JARAK TANAM LEGOWO PADI SAWAH oleh Ir.Pangerang, MP (PPL Kab. Maros)

Gambar
Pengambilan Ubinan Metode pengambilan ubinan adalah cara memperkirakan hasil panen per satuan luas yang disebut dengan produktivitas. Satuan produktivitas biasanya dinyatakan dengan ton/ha atau kw/ha atau kg/ha. Salah satu caran untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman antara lain dapat dilakukan dengan panen ubinan. Ubinan dibuat agar dapat mewakili hasil hamparan. Oleh sebab itu diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : Pilih pertanaman yang seragam dan dapat mewakili penampilan hamparan, baik dalam segi pertumbuhan, kepadatan tanaman, maupun kondisi pertanaman; Luas ubinan perlu ditetapkan dan disesuaikan dengan jarak tanan yang digunakan; Batas ubinan harus ditetapkan berada pada jarak antar tanaman (ruang kosong) Gunakan minimal dua set jajar legowo yang berdekatan atau dinyatakan sebagai lebar ubinan (l); Gunakan panjang baris tanaman legowo atau dinyatakan sebagai panjang ubinan (p); Luas ubinan = Panjang Ubinan (p) x Lebar Ubinan (l) dan dengan ketentuan bahwa Luas u...